Komen Sahabat
Seorang sahabat memberi komen bahawa aku seolah-olah berpacu dengan waktu untuk memenuhkan blog aku. Itu pandangannya, tapi bagi diriku memuntahkan segala pengalaman & isi hati dalam blog ini memberiku kepuasan. Setiap tulisanku sekaligus adalah diari hidupku. Setiap tulisan dan komen mungkin juga dapat membantu menambah jalan cerita novel yang akan ditulis.

1 Comments:
Menjagi bagian dari perjalanan orang lain adalah sekaligus mengukir hidup sendiri, agar wajahnya tak meranggas.
Perbincangan ini telah meyakinkan saya bahwa kita mesti mengungkap, atas nama apapun.
Tapi, saya sedar bahwa kita telah dibatasi oleh sekat. Di negeri ini [Malaysia dan Indonesia] lelaki dan perempuan dipisahkan. Tak elok, katanya.
Post a Comment
<< Home